Hari terakhir aku bersama sahabat ku
Dimana setiap sahabat slalu bersama , baik suka maupun duka,
tangis tawa bersama. Begitu pula dengan ke dua sahabat ini, mereka slalu
bersama, tapi kenyataannya tuhan memisahkan mereka dan memakdirkan mereka
didalam takdir yang berbeda, mungkin suatu saat nanti mereka akan bersama,
selamanya, walaupun perpisahan awal itu menyakitkan
Awal
Di
sebuah sekolah tepatnya di SDN Kemiri Sewu II gadis bernama Anis Nurul Hikmah
bersekolah disana, dia berumur 12 tahun ,Anis adalah gadis yang sedikit tomboy,
ceria baik,dia anak dari orang yang
sederhana, dia tidak hidup dengan mewah , ayah nya seorang guru di SD , dan
ibunya bekerja sebagai karyawan swasta , tapi dia bersyukur karna bisa
berkecukupan setiap harinya, dia pandai bergaul karna dari itu dia mempuyai
banyak teman,,, tapi dia hanya memiliki 1 sahabat , yang bernama:
Nadia eka ningtyas ,dia berumur 12 tahun,
dia gadis yang baik , pengertian, jujur,sabar , cantik dan cerdas , nadia adalah
anak dari orang yang berada , ayahnya memiliki sebuah kebun yang luas , dan
ibunya membuka usaha kecil ,, nadia bersekolah di sekolah SDN Kemiri Sewu II
Di pagi hari pukul 06.00 dengan
cuaca yang tidak bersahabat ,aku melagkah kakakiku keluar rumah untuk pergi
kesekolah yang aku cintai, dimana banyak kenangan disekolah itu , aku bisa
menjadi pintar , mempunyai banyak teman, juga mendapatkan seorang sahabat yang
sangat aku sayangi.. sesampainya aku di kelas, aku langsung
menghampiri sahabat ku yang setia menungguku , dengan senyumannya yang
menghangatkan hati , aku menyapanya dengan senang , “ hai,, Nad kamu sudah
datang dari tadi ??” kata ku, dia pun menjawab “ tidak juga , aku baru saja
datang” katanya dengan lembut,, aku pun memulai obrolan dengan sahabat ku
sesampainya di dalam kelas, tapi obrolan itu berakhir ketika bel pelajaran
berbunyi, dan saat itu juga guru pelajaran pertama, guru itu bernama ,
P.tholkhah, pak tholkhah mengajar pelajaran agama, pak tholkhah selalu sabar
mengajar dan membimbing siswa atau siswi yang tidak paham hingga menjadi paham,
pak tholkhah juga sering bercerita dengan seru dan lucu , sering kali teman –
teman ku tertawa mendengar ceritanya, beliau juga baik dan ramah, aku menyukai
pelajarannya begitu juga sahabat ku, dia lebih sering tersenyum disaat
pelajaran itu, aku senang bisa melihat sahabat ku tertawa karna dirinya membuat
ku jauh lebih baik, pelajaran tersebut terus berlanjut hingga bel tanda
istirahat berbunyi, Pak.tholhah pun berkata “ Baiklah , anak-anak bel istirahat
berbunyi silahkan beristirahat dan jangan lupa kerjakan pr yang tadi.. “ semua
murid di kelas ku menjawab “ baik, pak !! “ ,aku dan sahabat ku bergegas menuju
kantin untuk membeli makan dan juga bercanda bersama, ketika sesampainya di
kantin aku dan sahabat ku nadia membeli makanan yang bisa mengganjal lapar,
setelah membeli makanan aku dan nadia sahabat ku mencari meja yang nyaman untuk
makan dan mengobrol , setelah itu aku memulai obrolan dengan sahabat ku , ” oh , ya Nad apakah nanti kita bisa main
bersama sepulang sekolah ?? “ , Nadia pun berkata “ emm, bisa .. nanti aku tunggu
y di rumah !!’ , setelah itu kami bergegas menghabiskan makanan masing-masing
dan langsung menuju kelas karna bel tanda masuk sudah berbunyi, sesampainya
dikelas aku dan nadia duduk di bangku dan menyiapkan buku pelajaran sejarah,
karna pelajaran selanjutnya yaitu sejarah, guru yang mengajar pelajaran sejarah
yaitu B.Evi, pelajaran itu pun dimulai saat B.Evi masuk, setelah 2 jam
pelajaran berlangsung dengan sangat membosankan,
Menghabiskan waktu bersama
bel
tanda pulang pun berbunyi,, semua murid di kelas ku pun bersorak”
yeeeeeeeeeee...Pulanggg............ “
B.Evi lalu berkata “anak-anak , kita lanjutkan pelajaran minggu depan ,
hati-hati jika sedang perjalanan pulang” murid- murid di kelas ku pun menjawab
“ baik bu, trimakasih bu “ , B.Evi “
ya,!! “ ,, stelah semuanya selesai membereskan peralatan sekolah yang entah
sejak kapan di keluarkan ,semua murid di sekolah ku pun pulang untuk
melanjutkan kegiatan entah apa di rumahnya , aku dan nadia pun juga bergegas
pulang , karna setelah pulang sekolah aku dan nadia akan bermain bersama di
rumahnya nadia” aku berkata “ Nad, aku pulang duluan ya, nanti aku akan kerumah
mu.!!” Nadia pun menjawab ,”ya,,aku tunggu di rumah..!! “ aku pun pulang menuju
rumah ku dengan cepat dan menggati seragamku dengan pakaian biasa, setelah
selesai aku berpamitan ke ibu ku untuk pergi ke rumah nadia. “ Bu ,, aku pergi
dulu kerumah nadia !” ibu ku berkata “ ya,.. nanti hati-hati di jalan, jangan
nakal !!” aku berkata lagi “ ya bu ..” , setelah berpamitan , aku pun bergegas
kerumah nadia,, setelah sampai di depan rumahnya, aku pun memanggilnya! “
Nadiaa..!! “ dia keluar dan berkata “ masuklah,, ans!! “ aku pun senang setelah
dia berkata seperti itu , tanpa pikir panjang,dan entah kenapa aku harus
berfikir panjang?? , aku pun masuk kedalam rumahnya , dan dia bertanya padaku “
Kita , mau main apa?? “ aku pun berkata “ Main , apa ajah boleh asal
bersamamu.!! “ aku dan sahabat ku nadia tertawa dengan keras.. setelah itu kita
memutuskan untuk bermain ular tangga saja, aku dan nadia sekali – kali tertawa
karna, aku selalu membicarakan hal yang lucu,, sampai perut ku dan nadia sakit
karna terlalu banyak tertawa,, setelah bermaina dengan sangat seru dan lucu aku
pun berpamitan pada nadia dan ibunya, karna hari sudah sore ,dan aku harus
pulang ,, nadia berkata”hati-hati di jalan ans!” aku “ ok sipp dah nad,!” aku
pulang dengan sangat gembira karna aku bisa menghabiskan waktuku bersama
sahabat ku, setelah sampai dirumah aku pun mengerjakan pr yang di berikan oleh
pak.thol tadi pagi setelah selesai aku pun bergegas tidur dan memasuki alam
mimpi ku..
Kejadian yang tidak diinginkan
Setelah beberapa hari aku dan nadia
menghabiskan waktu bersama , aku merasakan , hal yang aneh pada diri nadia
sahabat ku dia sering pingsan saat pelajaran dimulai , aku pun bertanya padanya
saat di sekolah sebelum bel masuk berbunyi “ Nad, kenapa kau hari ini terlihat
sangat pucat , apakah kau sakit??” lalu nadia pun menjawab “ Tidak, hanya
sedikit kecapekan “ aku berkata “ apakah
,benar lebih baik kau istirahat di UKS saja “ ia pun menjawab “ tidak , sungguh
ans aku tidak apa- apa “ aku pun hanya ber “ooo” ria dan melanjutkan kegiatan
ku yang tadi sempat tertunda, dan nadia hanya diam terus melamun entah
memikirkan apa , setelah bel berbunyi semua murid di kelas ku bergegas menuju
mejanya masing-masing , selanjutnya pelajaran pun dimulai dengan tenang ,sampai
sahabat ku nadia yang duduk disamping ku pingsan dan hidungnya mengeluarkan
darah, semua murid dan guru di kelas ku pun bingung begitu juga dengan ku ,aku
tidak pernah melihatnya seperti ini, disaat aku melihatnya tergletak tak
berdaya ,seketika rasanya jantung ku berdebar sangat keras wajahku memucat dan
aku tidak bisa berkata apa – apa sampai salah satu teman ku menyadarkan ku, aku
segera mengikuti guru yang sedang membawanya menuju ke UKS , setelah sampai di
UKS dokter yang ada di UKS menyarankan agar sahabat ku nadia dibawa kerumah
sakit, dan setelah itu nadia sahabat ku pun segera dibawa ke UKS ,aku pun ikut
beserta guru ku, dan guru ku menghubungi orang tua sahabat ku untuk datang ke
rumah sakit yang akan nadia tempati ,setelah sampai di rumah sakit , sahabat ku
nadia langsung di larikan ke ruang ICU , setelah menunggu setengah jam dokter
pun keluar dari ruangan itu , dan kebetulan juga orang tua dari sahabat ku
datang dengan raut wajah yang cemas , ibu dari sahabat ku pun berkata “ dok,
bagaimana keadaan anak saya “ dokter itu pun berkata “ apakah ibu orang
tuanya,kalau betul mari ikut keruangan saya, ada hal penting yang saya
beritahukan “ setelah dokter berkata
orang tua dari sahabat ku pun mengikuti dokter begitu juga dengan guru ku tadi,
aku pun hanya duduk dan memandangi sahabat ku yang terbaring lemah di dalam
ruangan itu dengan banyak selang dan infus,,. Setelah dokter sampai di
ruangannya bersama orang tua nadia dan juga guru kelas ku,, mereka pun
membicarakan hal yang penting ,dan saat itu aku merasakan hal yang aneh,, aku
merasa aku tidak akan bisa bermain,bercanda dan juga tersenyum bersama
sahabtku,aku merasa dia tidak akan lama disisiku !! tapi aku menepis semua
perasaan buruk itu aku yakin sahabat yang kucintai akan segera sembuh dan bisa
bermain bersamaku seperti biasa,, setelah lama menunggu akhirnya dokter beserta
orang tua shbt ku dan juga guru ku keluar dengan raut wajah yang sangat sedih,
aku pun bingung apa yang tadi bicarakan sehingga mereka sangat sedih.. setelah
itu aku dan guru ku kembali ke sekolah karna masih ada jam pelajaran disana
meskipun aku ingin meuggu hingga dia sadar tapi ibu nadia berkata pada ku “
anis, sebaiknya kamu kembali ke sekolah nadia pasti baik – baik saja
percayalah!! Dan aku pun menjawab “ baik tante!! “ aku pun segera pergi
meninggalkan rumah sakit dan kembali ke sekolah , setelah sampai di sekolah dan
memasuki kelas, aku pun tak henti-hentinya memikirkan keadaan sahabat ku yang
sedang sakit ,dan tidak menghiraukan apa yang guru ajarkan di kelas , aku terus
saja memikirkannya sampai bel pulang berbunyi,, aku pun berencana segera pulang
untuk memberi tau kepada ibu ku,dan setelah itu aku dan ibuku pun langsung
pergi menuju ke rumah sakit tempat sahabat ku nadia dirawat,, setelah sampai
disana ternyata sahabat ku nadia sudah sadar aku langsung melihat dan
memeluknya , aku pun menanyakan apa yang terjadi “ Nad, kenapa kamu sampai
begini, kalo sakit bilang aku saja, aku pasti akan mengantarmu pulang !!” dan
ia pun menjawab “ aku tidak apa-apa hanya pusing “ dan setelah itu aku terus
menemaninya,, aku juga selalu menjenguknya di saat pulang sekolah sampai dia
sembuh ,
Kebenaran yang nyata
Setelah sahabat ku nadia keluar dari rumah
dari rumah sakit aku pun sangat gembira mendengarnya aku pun segera pergi
menemuinya ,ia berkata “ ans,, boleh kita nanti sore jam 4 ketemuan di taman
ada yang ingin ku bicarakan kepadamu “ aku pun menjawabnya dengan gembira “
boleh kapan pun kau mau !!” kemudian kami pun bercanda ,, stelah pukul 12 siang
aku pun memutuskan untuk pulang kerumah karena aku harus menyelesaikan tugas
dirumah ku aku pun berpamitan pada orangtua nadia dan juga dia..aku berata “
Nad, aku pulang dulu ya nanti jam 4 aku tunggu di taman !!” ia pun menjawabnya
“ iya,, jangan sampai lupa !!” dan setelah itu aku pun pulang , setelah sampai
dirumah aku pun menyiapkan pakaian yang akan ku gunakan pada sore nanti,, jam
demi jam pun lewat akhirnya waktu yang ku tunggu sudah tiba , setelah itu aku
bergegas mandi dan langsung berangkat ketaman untuk bertemu sahabat ku nadia ,,
setelah berjalan melewati sungai dan halang rintangan lainnya aku pun sampai di
taman ternyata sahabat ku nadia pun sudah ada disana , lalu aku pun duduk
disebelah pohon manggayag rindang disebelahnya aku pun berkata “ Nad,, mau
ngomongin apa?? “ Nadiapu berkata “ tapi ,kamu janji akan terus bahagia, walau
gak ada aku, kamu gak boleh marah sama aku dan kamu harus berjanji kamu slalu
menjadi sahabat ku!!” Aku pun menjawab dengan tegas “ iya,, aku janji “ ia pun
mulai berbicara “ sebenarnya aku sakit ans, aku terkena penyakit kangker otak dan
difonis oleh dokter hidupku hanya 1 bulan lagi, kamu gak marah kan ,kamu sudah
janji , dia berkata dengan tubuh yang bergetar dan menangis “ aku pun hanya
menatapnya dengan pandangan tidak percaya, aku pun berkata “ gak itu gak
mungkin , kamu pasti sembuh ,tolong jangan tinggalkan aku nad kita kan
bersahabat dari dulu!” aku pun menangis dan memeluknya,ia berkata “ tidak
apa-apa meskipun kita berpisah tapi aku
akan slalu menjadi sahabatmu kok”setelah dia berkata seperti itu aku pun
berkata dalam hati,, “ kau sungguh kuat nad ,kau sahabat ku meskipun kau tidak
akan lama di samping ku “ setelah itu kami bermain dan juga bercanda hingga
tidak terasa hari sudah mulai gelap,, aku dan nadia pun memutuskan untuk
pulang,, setelah aku pulang aku berpikir akan membuat sisa hidup sahabat
tercinta ku selama 1 bulan untuk bersama ku, membuatnya bahagia dan juga tidak
akan sedih bila disisinya , dan itu akan terjadi mulai besok!!
Membuatnya bahagia
Pagipun tiba, suara burung bersahutan
membagunkan setiap orang yang sedang tidur dengan nyaman didalam slimut dan
kasur nya, tapi tidak dengan satu gadis ini dibangun lebiha awal dari biasanya
dia bangun pada saat fajar belum menampakkan wujudnya,dia bergegas pergi
kesekolah untuk membuat satu sahabat tercitanya bahagia dalam waktu satu bulan
dimana di saat itu sahabatnya aka meniggalkanya, setelah samapai disekolah
ternyata sahabatnya sudah datang dia menyapanya dengan sangat lembut dan dengan
senyum yang indah ,, ke 2 sahabat itu menghabiskan waktu bersama sepanjang hari
, bahkan tangan dari ke dua sahabat itu tidak pernah terlepas, mereka saling
tersenyum bahagia bersama seakan-akan tidak ada yang memisahkan mereka ,tidak
ada masalah walau mereka tau,, mereka tidak akan lama lagi untuk bersama,
mereka tidak akan lagi bahagia bersama, salah satu dari mereka harus memenuhi
takdirnya, meninggalkan luka dan kenangan yang ada..
Kenyataan , kenangan dan perpisahan
Hari
demi hari terlewati,, dengan penuh kegembiraan sampai tidak sadar bahwa hari
terakhir itu akan tiba ,, dimana di hari itu kedua sahabat itu akan berpisah
selamanya walau pun hati mereka tetap percaya bahwa mereka akan bersatu kembali
pada suatu hari nanti, mereka pun membuat janji akan datang ke taman pada pukul
5 sore,, setelah kedua sahabat itu bersama nadia pun berkata “ jangan menangis,
ans aku slalu di hatimu dan hari ini adalah hari terakhir kita bersama,
trimakasih selama ini kau slalu membuat ku tersenyum, menerima aku apa adanya ,
slalu suka duka bersama trima kasih untuk slamanya “ lalu aku pun berkata “ ya
sama-sama nad,, sampai kapan pun kau slalu menjadi sahabatku,” ke dua sahabat
itu pun berpelukan melepas rindu masing – masing karena besok diatidak akan
bertemu lagi dengan sahabatnya , sebelum hari itu tiba mereka menulis sebuah
janji, janji selamanya di pohon mangga tempat mereka slalu tertawa ,menangis,dan
mengerti satu sama lain, setelah hari itu tiba ternyata dugaan benar hari itu
sahabat ku nadia meninggalkan ku dengan penuh kenangannya yang ditinggalkan nya
untuk ku , aku berkata “ kau sudah pergi meninggalkan ku sendiri , meninggalkan
semua kenangan yang ada , tanpa mu apa aku bisa bahagia , hanya kau yang
kumiliki bagaimana aku akan bahagia, aku harus walaupun butuh pengorbanan , kau
akan menjadi sahabat ku slamanya ever and ever, “ setelah jenazah nadia di
kuburkan aku hanya dapat menangis didalam hati ku, aku segera pergi dari
pemakaman itu, dan pergi menuju taman ke sebuah pohon mangga yang telah terukir
janji , janji kita aku menangis dalam diam mengingat semua kenangan yang ada,
hanya dirimu lah sahabatku tiada yang lain dan tuhan kenapa kau jahat
memisahkan mereka berdua , apakah akan ada kebahagian yang lain , yang kau
takdirkan pada mereka , anis hanya diam memandang ukirang demi ukiran yang ada
di pohon itu, tapi dia tak bisa menahan lagi airmatanya jatuh setetes demi
setetas, dia tidak bisa lagi menahannya kehilangan sahabat yang disayangi nya ,
semua orang pun tidak akan kuat.begitu juga dengan anis, dia akan menjaga janji
sahabatnya,, selamanya,,,
Puisi untuk sahabat ku
Dunia kita tak lagi sama…
Kau telah berada di tempat yang jauh dan penuh cahaya suci…
Dan aku terkujur dalam sepi dan menanti untuk bertemu diri’mu
Namun ntah kapan kita bisa ketemu kembali
Dan bersama lagi seperti sedia kala
Aku sangat merindukan diri’mu
Senyum’mu dan canda tawa’mu
Yang selalu menghiasi hari-hari’ku dengan ceria…
Namun…
Tuhan berkehandak lain
Kita berpisah untuk selama-lamanya
Hanya sebongkah nisan yang tertulis nama’mu
Dan hati’ku berkecamuk tak menentu…
Dalam ruangan kosong dan hampa
Aku terduduk di bangku yang kau duduki itu
Hati’ku menahan isak dan tangis
Dan berderai air mata yang terjatuh bergelimpangan
Oh…Sahabat’ku
Apakah kau rindu kepada’ku
Seperti aku yang merindukan’mu disini
Kau selalu menghiasi hari-hari’ku dengan indah
Kau membuat’ku menjadi bahagia seperti dulu
Namun mengapa kesedihan ini datang kepada’ku
Sahabat’ku…
Seperti apakah dunia’mu sekarang?
Apakah jauh lebih indah dari dunia’mu yang sebelumnya
Aku hanya selalu berdo’a kepada’mu
Agar kau selalu bahagia dan tenang disana
Dan Tuhan selalu menjaga’mu dengan baik…
Tamat
By : Anis Nurul Hikmah