Sabtu, 28 November 2015

cerpen sahabat karangan ku guys maaf kalo jelek

Hari terakhir aku bersama sahabat ku
       Dimana setiap sahabat slalu bersama , baik suka maupun duka, tangis tawa bersama. Begitu pula dengan ke dua sahabat ini, mereka slalu bersama, tapi kenyataannya tuhan memisahkan mereka dan memakdirkan mereka didalam takdir yang berbeda, mungkin suatu saat nanti mereka akan bersama, selamanya, walaupun perpisahan awal itu menyakitkan
Awal
            Di sebuah sekolah tepatnya di SDN Kemiri Sewu II gadis bernama Anis Nurul Hikmah bersekolah disana, dia berumur 12 tahun ,Anis adalah gadis yang sedikit tomboy, ceria  baik,dia anak dari orang yang sederhana, dia tidak hidup dengan mewah , ayah nya seorang guru di SD , dan ibunya bekerja sebagai karyawan swasta , tapi dia bersyukur karna bisa berkecukupan setiap harinya, dia pandai bergaul karna dari itu dia mempuyai banyak teman,,, tapi dia hanya memiliki 1 sahabat , yang bernama:
Nadia eka ningtyas ,dia berumur 12 tahun, dia gadis yang baik , pengertian, jujur,sabar , cantik dan cerdas , nadia adalah anak dari orang yang berada , ayahnya memiliki sebuah kebun yang luas , dan ibunya membuka usaha kecil ,, nadia bersekolah di sekolah SDN Kemiri Sewu II
            Di pagi hari pukul 06.00 dengan cuaca yang tidak bersahabat ,aku melagkah kakakiku keluar rumah untuk pergi kesekolah yang aku cintai, dimana banyak kenangan disekolah itu , aku bisa menjadi pintar , mempunyai banyak teman, juga mendapatkan seorang sahabat yang sangat aku sayangi..  sesampainya aku di kelas, aku langsung menghampiri sahabat ku yang setia menungguku , dengan senyumannya yang menghangatkan hati , aku menyapanya dengan senang , “ hai,, Nad kamu sudah datang dari tadi ??” kata ku, dia pun menjawab “ tidak juga , aku baru saja datang” katanya dengan lembut,, aku pun memulai obrolan dengan sahabat ku sesampainya di dalam kelas, tapi obrolan itu berakhir ketika bel pelajaran berbunyi, dan saat itu juga guru pelajaran pertama, guru itu bernama , P.tholkhah, pak tholkhah mengajar pelajaran agama, pak tholkhah selalu sabar mengajar dan membimbing siswa atau siswi yang tidak paham hingga menjadi paham, pak tholkhah juga sering bercerita dengan seru dan lucu , sering kali teman – teman ku tertawa mendengar ceritanya, beliau juga baik dan ramah, aku menyukai pelajarannya begitu juga sahabat ku, dia lebih sering tersenyum disaat pelajaran itu, aku senang bisa melihat sahabat ku tertawa karna dirinya membuat ku jauh lebih baik, pelajaran tersebut terus berlanjut hingga bel tanda istirahat berbunyi, Pak.tholhah pun berkata “ Baiklah , anak-anak bel istirahat berbunyi silahkan beristirahat dan jangan lupa kerjakan pr yang tadi.. “ semua murid di kelas ku menjawab “ baik, pak !! “ ,aku dan sahabat ku bergegas menuju kantin untuk membeli makan dan juga bercanda bersama, ketika sesampainya di kantin aku dan sahabat ku nadia membeli makanan yang bisa mengganjal lapar, setelah membeli makanan aku dan nadia sahabat ku mencari meja yang nyaman untuk makan dan mengobrol , setelah itu aku memulai obrolan dengan sahabat ku ,  ” oh , ya Nad apakah nanti kita bisa main bersama sepulang sekolah ?? “ , Nadia pun berkata “ emm, bisa .. nanti aku tunggu y di rumah !!’ , setelah itu kami bergegas menghabiskan makanan masing-masing dan langsung menuju kelas karna bel tanda masuk sudah berbunyi, sesampainya dikelas aku dan nadia duduk di bangku dan menyiapkan buku pelajaran sejarah, karna pelajaran selanjutnya yaitu sejarah, guru yang mengajar pelajaran sejarah yaitu B.Evi, pelajaran itu pun dimulai saat B.Evi masuk, setelah 2 jam pelajaran berlangsung dengan sangat membosankan,

Menghabiskan waktu bersama 

bel tanda pulang pun berbunyi,, semua murid di kelas ku pun bersorak” yeeeeeeeeeee...Pulanggg............ “  B.Evi lalu berkata “anak-anak , kita lanjutkan pelajaran minggu depan , hati-hati jika sedang perjalanan pulang” murid- murid di kelas ku pun menjawab “ baik bu, trimakasih bu “   , B.Evi “ ya,!! “ ,, stelah semuanya selesai membereskan peralatan sekolah yang entah sejak kapan di keluarkan ,semua murid di sekolah ku pun pulang untuk melanjutkan kegiatan entah apa di rumahnya , aku dan nadia pun juga bergegas pulang , karna setelah pulang sekolah aku dan nadia akan bermain bersama di rumahnya nadia” aku berkata “ Nad, aku pulang duluan ya, nanti aku akan kerumah mu.!!” Nadia pun menjawab ,”ya,,aku tunggu di rumah..!! “ aku pun pulang menuju rumah ku dengan cepat dan menggati seragamku dengan pakaian biasa, setelah selesai aku berpamitan ke ibu ku untuk pergi ke rumah nadia. “ Bu ,, aku pergi dulu kerumah nadia !” ibu ku berkata “ ya,.. nanti hati-hati di jalan, jangan nakal !!” aku berkata lagi “ ya bu ..” , setelah berpamitan , aku pun bergegas kerumah nadia,, setelah sampai di depan rumahnya, aku pun memanggilnya! “ Nadiaa..!! “ dia keluar dan berkata “ masuklah,, ans!! “ aku pun senang setelah dia berkata seperti itu , tanpa pikir panjang,dan entah kenapa aku harus berfikir panjang?? , aku pun masuk kedalam rumahnya , dan dia bertanya padaku “ Kita , mau main apa?? “ aku pun berkata “ Main , apa ajah boleh asal bersamamu.!! “ aku dan sahabat ku nadia tertawa dengan keras.. setelah itu kita memutuskan untuk bermain ular tangga saja, aku dan nadia sekali – kali tertawa karna, aku selalu membicarakan hal yang lucu,, sampai perut ku dan nadia sakit karna terlalu banyak tertawa,, setelah bermaina dengan sangat seru dan lucu aku pun berpamitan pada nadia dan ibunya, karna hari sudah sore ,dan aku harus pulang ,, nadia berkata”hati-hati di jalan ans!” aku “ ok sipp dah nad,!” aku pulang dengan sangat gembira karna aku bisa menghabiskan waktuku bersama sahabat ku, setelah sampai dirumah aku pun mengerjakan pr yang di berikan oleh pak.thol tadi pagi setelah selesai aku pun bergegas tidur dan memasuki alam mimpi ku..

Kejadian yang tidak diinginkan
       Setelah beberapa hari aku dan nadia menghabiskan waktu bersama , aku merasakan , hal yang aneh pada diri nadia sahabat ku dia sering pingsan saat pelajaran dimulai , aku pun bertanya padanya saat di sekolah sebelum bel masuk berbunyi “ Nad, kenapa kau hari ini terlihat sangat pucat , apakah kau sakit??” lalu nadia pun menjawab “ Tidak, hanya sedikit kecapekan “ aku berkata  “ apakah ,benar lebih baik kau istirahat di UKS saja “ ia pun menjawab “ tidak , sungguh ans aku tidak apa- apa “ aku pun hanya ber “ooo” ria dan melanjutkan kegiatan ku yang tadi sempat tertunda, dan nadia hanya diam terus melamun entah memikirkan apa , setelah bel berbunyi semua murid di kelas ku bergegas menuju mejanya masing-masing , selanjutnya pelajaran pun dimulai dengan tenang ,sampai sahabat ku nadia yang duduk disamping ku pingsan dan hidungnya mengeluarkan darah, semua murid dan guru di kelas ku pun bingung begitu juga dengan ku ,aku tidak pernah melihatnya seperti ini, disaat aku melihatnya tergletak tak berdaya ,seketika rasanya jantung ku berdebar sangat keras wajahku memucat dan aku tidak bisa berkata apa – apa sampai salah satu teman ku menyadarkan ku, aku segera mengikuti guru yang sedang membawanya menuju ke UKS , setelah sampai di UKS dokter yang ada di UKS menyarankan agar sahabat ku nadia dibawa kerumah sakit, dan setelah itu nadia sahabat ku pun segera dibawa ke UKS ,aku pun ikut beserta guru ku, dan guru ku menghubungi orang tua sahabat ku untuk datang ke rumah sakit yang akan nadia tempati ,setelah sampai di rumah sakit , sahabat ku nadia langsung di larikan ke ruang ICU , setelah menunggu setengah jam dokter pun keluar dari ruangan itu , dan kebetulan juga orang tua dari sahabat ku datang dengan raut wajah yang cemas , ibu dari sahabat ku pun berkata “ dok, bagaimana keadaan anak saya “ dokter itu pun berkata “ apakah ibu orang tuanya,kalau betul mari ikut keruangan saya, ada hal penting yang saya beritahukan  “ setelah dokter berkata orang tua dari sahabat ku pun mengikuti dokter begitu juga dengan guru ku tadi, aku pun hanya duduk dan memandangi sahabat ku yang terbaring lemah di dalam ruangan itu dengan banyak selang dan infus,,. Setelah dokter sampai di ruangannya bersama orang tua nadia dan juga guru kelas ku,, mereka pun membicarakan hal yang penting ,dan saat itu aku merasakan hal yang aneh,, aku merasa aku tidak akan bisa bermain,bercanda dan juga tersenyum bersama sahabtku,aku merasa dia tidak akan lama disisiku !! tapi aku menepis semua perasaan buruk itu aku yakin sahabat yang kucintai akan segera sembuh dan bisa bermain bersamaku seperti biasa,, setelah lama menunggu akhirnya dokter beserta orang tua shbt ku dan juga guru ku keluar dengan raut wajah yang sangat sedih, aku pun bingung apa yang tadi bicarakan sehingga mereka sangat sedih.. setelah itu aku dan guru ku kembali ke sekolah karna masih ada jam pelajaran disana meskipun aku ingin meuggu hingga dia sadar tapi ibu nadia berkata pada ku “ anis, sebaiknya kamu kembali ke sekolah nadia pasti baik – baik saja percayalah!! Dan aku pun menjawab “ baik tante!! “ aku pun segera pergi meninggalkan rumah sakit dan kembali ke sekolah , setelah sampai di sekolah dan memasuki kelas, aku pun tak henti-hentinya memikirkan keadaan sahabat ku yang sedang sakit ,dan tidak menghiraukan apa yang guru ajarkan di kelas , aku terus saja memikirkannya sampai bel pulang berbunyi,, aku pun berencana segera pulang untuk memberi tau kepada ibu ku,dan setelah itu aku dan ibuku pun langsung pergi menuju ke rumah sakit tempat sahabat ku nadia dirawat,, setelah sampai disana ternyata sahabat ku nadia sudah sadar aku langsung melihat dan memeluknya , aku pun menanyakan apa yang terjadi “ Nad, kenapa kamu sampai begini, kalo sakit bilang aku saja, aku pasti akan mengantarmu pulang !!” dan ia pun menjawab “ aku tidak apa-apa hanya pusing “ dan setelah itu aku terus menemaninya,, aku juga selalu menjenguknya di saat pulang sekolah sampai dia sembuh ,

Kebenaran yang nyata

 Setelah sahabat ku nadia keluar dari rumah dari rumah sakit aku pun sangat gembira mendengarnya aku pun segera pergi menemuinya ,ia berkata “ ans,, boleh kita nanti sore jam 4 ketemuan di taman ada yang ingin ku bicarakan kepadamu “ aku pun menjawabnya dengan gembira “ boleh kapan pun kau mau !!” kemudian kami pun bercanda ,, stelah pukul 12 siang aku pun memutuskan untuk pulang kerumah karena aku harus menyelesaikan tugas dirumah ku aku pun berpamitan pada orangtua nadia dan juga dia..aku berata “ Nad, aku pulang dulu ya nanti jam 4 aku tunggu di taman !!” ia pun menjawabnya “ iya,, jangan sampai lupa !!” dan setelah itu aku pun pulang , setelah sampai dirumah aku pun menyiapkan pakaian yang akan ku gunakan pada sore nanti,, jam demi jam pun lewat akhirnya waktu yang ku tunggu sudah tiba , setelah itu aku bergegas mandi dan langsung berangkat ketaman untuk bertemu sahabat ku nadia ,, setelah berjalan melewati sungai dan halang rintangan lainnya aku pun sampai di taman ternyata sahabat ku nadia pun sudah ada disana , lalu aku pun duduk disebelah pohon manggayag rindang disebelahnya aku pun berkata “ Nad,, mau ngomongin apa?? “ Nadiapu berkata “ tapi ,kamu janji akan terus bahagia, walau gak ada aku, kamu gak boleh marah sama aku dan kamu harus berjanji kamu slalu menjadi sahabat ku!!” Aku pun menjawab dengan tegas “ iya,, aku janji “ ia pun mulai berbicara “ sebenarnya aku sakit ans, aku terkena penyakit kangker otak dan difonis oleh dokter hidupku hanya 1 bulan lagi, kamu gak marah kan ,kamu sudah janji , dia berkata dengan tubuh yang bergetar dan menangis “ aku pun hanya menatapnya dengan pandangan tidak percaya, aku pun berkata “ gak itu gak mungkin , kamu pasti sembuh ,tolong jangan tinggalkan aku nad kita kan bersahabat dari dulu!” aku pun menangis dan memeluknya,ia berkata “ tidak apa-apa meskipun kita berpisah  tapi aku akan slalu menjadi sahabatmu kok”setelah dia berkata seperti itu aku pun berkata dalam hati,, “ kau sungguh kuat nad ,kau sahabat ku meskipun kau tidak akan lama di samping ku “ setelah itu kami bermain dan juga bercanda hingga tidak terasa hari sudah mulai gelap,, aku dan nadia pun memutuskan untuk pulang,, setelah aku pulang aku berpikir akan membuat sisa hidup sahabat tercinta ku selama 1 bulan untuk bersama ku, membuatnya bahagia dan juga tidak akan sedih bila disisinya , dan itu akan terjadi mulai besok!!

Membuatnya bahagia
                Pagipun tiba, suara burung bersahutan membagunkan setiap orang yang sedang tidur dengan nyaman didalam slimut dan kasur nya, tapi tidak dengan satu gadis ini dibangun lebiha awal dari biasanya dia bangun pada saat fajar belum menampakkan wujudnya,dia bergegas pergi kesekolah untuk membuat satu sahabat tercitanya bahagia dalam waktu satu bulan dimana di saat itu sahabatnya aka meniggalkanya, setelah samapai disekolah ternyata sahabatnya sudah datang dia menyapanya dengan sangat lembut dan dengan senyum yang indah ,, ke 2 sahabat itu menghabiskan waktu bersama sepanjang hari , bahkan tangan dari ke dua sahabat itu tidak pernah terlepas, mereka saling tersenyum bahagia bersama seakan-akan tidak ada yang memisahkan mereka ,tidak ada masalah walau mereka tau,, mereka tidak akan lama lagi untuk bersama, mereka tidak akan lagi bahagia bersama, salah satu dari mereka harus memenuhi takdirnya, meninggalkan luka dan kenangan yang ada..




Kenyataan , kenangan dan perpisahan
            Hari demi hari terlewati,, dengan penuh kegembiraan sampai tidak sadar bahwa hari terakhir itu akan tiba ,, dimana di hari itu kedua sahabat itu akan berpisah selamanya walau pun hati mereka tetap percaya bahwa mereka akan bersatu kembali pada suatu hari nanti, mereka pun membuat janji akan datang ke taman pada pukul 5 sore,, setelah kedua sahabat itu bersama nadia pun berkata “ jangan menangis, ans aku slalu di hatimu dan hari ini adalah hari terakhir kita bersama, trimakasih selama ini kau slalu membuat ku tersenyum, menerima aku apa adanya , slalu suka duka bersama trima kasih untuk slamanya “ lalu aku pun berkata “ ya sama-sama nad,, sampai kapan pun kau slalu menjadi sahabatku,” ke dua sahabat itu pun berpelukan melepas rindu masing – masing karena besok diatidak akan bertemu lagi dengan sahabatnya , sebelum hari itu tiba mereka menulis sebuah janji, janji selamanya di pohon mangga tempat mereka slalu tertawa ,menangis,dan mengerti satu sama lain, setelah hari itu tiba ternyata dugaan benar hari itu sahabat ku nadia meninggalkan ku dengan penuh kenangannya yang ditinggalkan nya untuk ku , aku berkata “ kau sudah pergi meninggalkan ku sendiri , meninggalkan semua kenangan yang ada , tanpa mu apa aku bisa bahagia , hanya kau yang kumiliki bagaimana aku akan bahagia, aku harus walaupun butuh pengorbanan , kau akan menjadi sahabat ku slamanya ever and ever, “ setelah jenazah nadia di kuburkan aku hanya dapat menangis didalam hati ku, aku segera pergi dari pemakaman itu, dan pergi menuju taman ke sebuah pohon mangga yang telah terukir janji , janji kita aku menangis dalam diam mengingat semua kenangan yang ada, hanya dirimu lah sahabatku tiada yang lain dan tuhan kenapa kau jahat memisahkan mereka berdua , apakah akan ada kebahagian yang lain , yang kau takdirkan pada mereka , anis hanya diam memandang ukirang demi ukiran yang ada di pohon itu, tapi dia tak bisa menahan lagi airmatanya jatuh setetes demi setetas, dia tidak bisa lagi menahannya kehilangan sahabat yang disayangi nya , semua orang pun tidak akan kuat.begitu juga dengan anis, dia akan menjaga janji sahabatnya,, selamanya,,,


Puisi untuk sahabat ku
Dunia kita tak lagi sama…
Kau telah berada di tempat yang jauh dan penuh cahaya suci…
Dan aku terkujur dalam sepi dan menanti untuk bertemu diri’mu
Namun ntah kapan kita bisa ketemu kembali
Dan bersama lagi seperti sedia kala
Aku sangat merindukan diri’mu
Senyum’mu dan canda tawa’mu
Yang selalu menghiasi hari-hari’ku dengan ceria…
Namun…
Tuhan berkehandak lain
Kita berpisah untuk selama-lamanya
Hanya sebongkah nisan yang tertulis nama’mu
Dan hati’ku berkecamuk tak menentu…
Dalam ruangan kosong dan hampa
Aku terduduk di bangku yang kau duduki itu
Hati’ku menahan isak dan tangis
Dan berderai air mata yang terjatuh bergelimpangan
Oh…Sahabat’ku
Apakah kau rindu kepada’ku
Seperti aku yang merindukan’mu disini
Kau selalu menghiasi hari-hari’ku dengan indah
Kau membuat’ku menjadi bahagia seperti dulu
Namun mengapa kesedihan ini datang kepada’ku
Sahabat’ku…
Seperti apakah dunia’mu sekarang?
Apakah jauh lebih indah dari dunia’mu yang sebelumnya
Aku hanya selalu berdo’a kepada’mu
Agar kau selalu bahagia dan tenang disana
Dan Tuhan selalu menjaga’mu dengan baik…

                    















Tamat


                     By : Anis Nurul Hikmah

Tidak ada komentar:

Posting Komentar